Categories
Event News

POSTPONED TO 18, 19, 20 DECEMBER 2020

Menindaklanjuti berbagai peraturan mengenai penanganan penyebaran Covid-19, Most Festival akan menunda penyelenggaraan acara menjadi tanggal 18, 19, & 20 Desember 2020.

Keputusan ini tentunya diambil dengan berbagai pertimbangan akan pentingnya mengutamakan keselamatan serta kesehatan dari semua pihak yang terlibat.
Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ada, semoga kita semua dapat terbebas dari penularan Covid-19 dan sampai jumpa di Desember 2020!

Terimakasih atas dukungan, dan mohon maaf atas keputusan ini. Semoga situasi ini dapat dimaklumi dan semoga Tuhan YME melindungi kita semua.

Stay Safe Everyone !

Categories
Event News

Makanan Khas Purwokerto

  1. Tempe Mendoan

Tempe Mendoan merupakan salah satu jajanan tradisional yang sudah banyak terkenal di berbagai kota. Siapa sangka ternyata makanan khas satu ini merupakan salah satu ikon kuliner di Kota Purwokerto. Olahan tempe dengan bumbu mendoan ini wajib dicicipi saat berkunjung ke Purwokerto.

Salah satu tempat yang terkenal akan mendoannya terletak di warung depan wisata Baturaden yang biasanya dikenal dengan mendoan kriuk ataupun mendoan yang berada di tempat wisata yang bernama warung tenda ditemani dengan pemandangan lampu yang indah dari kota Purwokerto.

 

  1. Getuk Sokaraja

Salah satu makanan tradisional yang cukup mudah Toppers temui saat singgah ke Purwokerto adalah Getuk. Getuk Sukoraja merupakan salah satu kuliner khas Purwokerto yang telah melegenda dan masih sangat populer hingga saat ini. Makanan khas Purwokerto ini memiliki cita rasa manis yang khas dan terkstur yang empuk saat dikunyah.

Kamu bisa mendapatkan makanan ini di Getuk Goreng Asli H. Tohirin 1 yang terletak di Jalan Jendral Soedirman No.151, Dusun II, Sokaraja Tengah, Kec. Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ataupun kamu bisa mendapatkannya di tempat oleh-oleh jalan sawangan Purwokerto.

 

  1. Soto Sokaraja

Selain Getuk, kuliner khas Purwokerto selanjutnya yang sudah banyak dikenal oleh penggemar makanan khas Purwokerto adalah Soto Sokaraja. Cita rasa khas dari kuliner ini didapatkan oleh olahan kuah kaldu sapi yang diolah bersama kacang. Dilengkapi topping seperti berbagai jenis kerupuk, menambah kenikmatan dari kuliner tradisional asal Purwokerto ini.

Soto Jalan Bank H. Losso merupakan salah satu rekomendasi saat ingin mencicipi kuliner di Purwokerto. Tempat makan ini sudah dirintis sejak tahun 1970-an oleh alm. Haji Sungeb. Disebut Jalan Bank lantaran terdapat museum Bank BRI dan Kantor Cabang BRI Purwokerto. Jalan Bank ini hanya sebutan saja, kamu tidak akan melihat atau melihat plang Jl. Bank di Purwokerto.

 

  1. Cenil

Makanan khas Purwokerto selanjutnya adalah Cenil. Jajanan tradisional yang identik dengan warna-warni dan juga tekstur kenyalnya ini terbuat dari olahan singkong, tepung sagu, dan berbagai bahan lainnya serta ditaburi parutan kelapa.

 

  1. Buntil

Di Purwokerto, kamu juga wajib mencicipi Buntil, panganan tradisional khas Purwokerto yang terbuat dari daun singkong, atau daun talas hingga daun pepaya untuk membungkus parutan kelapa dan berbagai isian lainnya sebelum diikat dan dimasak bersama kuah santan yang gurih dan sedikit pedas.

Categories
Event News

Ragam Kesenian yang Perlu Kamu Lestarikan

  1. Wayang Kulit

Wayang kulit merupakan bentuk pertunjukan tradisional yang menggunakan boneka wayang sebagai pemainnya. Sarana pertunjukan lainnya, meliputi kelir (layar), batang pohon pisang, blencong sebagai alat penerangan, kotak sebagai penyimpan wayang, dan cempolo sebagai alat untuk memukul kotak. Selain itu, juga diiringi dengan seperangkat alat musik Gamelan beserta para penabuh dan penyanyinya (sinden). Seni pewayangan ini juga sering disebut wayang kulit purwa. Sumber cerita berasal dari kitab Mahabharata dan Ramayana ajaran agama Hindu. Pada umumnya, Wayang kulit dipergelarkan semalam suntuk (sedalu natas).

 

  1. Tari Serimpi

Tari Serimpi merupakan tari jawa klasik yang berasal dari daerah Surakarta. Awalnya dulu, tari Serimpi dibawa oleh Kesultanan Mataram yang kemudian dilestarikan oleh empat istana pewarisnya yakni di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tari Serimpi ini mempunyai gerakan yang lemah gemulai karena tari Serimpi mencerminkan makna kesopanan, kelemah lembutan, dan kehalusan budi yang terlihat dari gestur gerakannya serta diiringi oleh merdunya suara Gamelan.

 

  1. Kethoprak

Kesenian Kethoprak asalnya dari daerah Jawa Tengah, khususnya berasal dari Surakarta, yang mula-mula pemain, cerita, serta peralatan masih sangat sederhana, yaitu hanya berupa lesung. Sumber cerita kethoprak berasal dari berbagai cerita rakyat dan sejarah.

Ketoprak merupakan bentuk teater tradisional yang dipentaskan di atas panggung. Cerita yang dipentaskan berlatar belakang kisah kerajaan, dongeng, babad, legenda, sejarah, dan cerita rakyat. Awalnya kesenian ini berawal dari permainan orang-orang desa yang sedang menghibur diri. Mereka menabuh lesung secara berirama saat waktu bulan purnama (gejog).

 

  1. Tari Gambyong

Awalnya, tarian ini hanya sebuah tarian rakyat dan diadakan ketika memasuki musim panen padi. Sekarang, tarian tersebut diadakan saat acara sakral dan sebagai penghormatan pada tamu. Sejarahnya nama Gambyong pun diambil dari salah satu penari tempo dulu, dimana penari tersebut memiliki suara merdu dan tubuh yang lentur, dengan kedua bakat tersebut Gambyong yang memiliki nama lengkap Sri Gambyong cepat terkenal dan dapat memikat banyak orang.

Untuk jumlah penari tidak disyaratkan, namun untuk kostum yang biasa digunakan adalah kostum kemben yang sebahu dilengkapi dengan selendang. Pada dasarnya tarian ini sangat identik dengan warna kuning dan hijau. Namun seiring zaman, warna pun tidak menjadi patokan.

 

  1. Tembang Dolanan

Tembang dolanan ada bermacam-macam, biasanya dinyanyikan anak-anak pada waktu bulan purnama. Tembang dolanan itu antara lain jamuran, cublak-cublak suweng, dan tembang menggunakan nini thowok untuk mengundang roh.

Categories
Event News

Band Audition

Most Concert – Tampil di Most Festival, yang merupakan festival terbesar di Jawa Tengah dan termasuk salah satu festival terbesar di Indonesia adalah impian bagi grupĀ  band manapun.

Kesempatan ini terbuka lebar karena ini merupakan tahun pertama diadakannya festival terbesar di Jawa Tengah dan termasuk salah satu festival terbesar di Indoenesia yang menyelenggarakan beberapa sub-festival dan salah satunya yaitu Most Concert, dimana para pemenang atau yang lolos tahap seleksi akan mendapat space untuk unjuk kemampuan terbaik di panggung Most Concert, Most Festival.

Proses seleksi juga akan diperkuat dengan kehadiran beberapa juri yang memiliki kredibilitas tinggi dan mampu menjaga obyektivitas penilaian sehingga seluruh band pendaftar akan mendapat perlakuan dan penilaian yang sama.

Faktor utama yang akan jadi penilaian dari para juri adalah seberapa mampu band tersebut membawa karakter Indonesia saat tampil di ajang Most Concert tersebut. Selain itu, juri juga akan menilai kualitas musik, aksi panggung dan kesiapan band tersebut secara mental.

Karena, tak hanya akan tampil di Most Concert saja, band pemenang dari seleksi tersebut juga akan perform dengan puluhan band maupun singer nasional dari grade A sampe grade di bawahnya serta band-band lokal di Indonesia.

Syarat dan ketentuan:

  1. Mendaftarkan diri dengan mengisi form registrasi di link yang tersedia di website Most Festival.
  2. Semua personel harus menunjukkan dan menyerahkan scan identitas seperti kartu pelajar/KTP.
  3. Band harus memiliki video performance live (boleh perform di panggung atau di studio) yang sudah diupload di akun Instagram masing-masing.
  4. Tag IG Most Festival (yaitu mostfestofficial) di dalam caption postingan video band yang bersangkutan.
  5. 6 band terpilih akan perform dan dibagi menjadi 2 hari yaitu 3 Band di hari Jumat dan 3 Band di hari Sabtu.
  6. Membayar fee registrasi sebesar 300.000.